BUTET…..harapan seorang ibu pada putrinya…

Mungkin kita di Jawa ini banyak yang tidak tahu, dan kalaupun ada yang tahu orang yang berasal dari daerah Sumatra lebih tepatnya daerah Tapanuli . Lagu ini kita kebanyakan hanya mendengar sekilas bagian depannya saja Butet….dan syair terusannya tidak tahu ini dapat dimaklumi karena lagu ini merupakan lagu daerah Tapanuli dan bahsanya bagi orang Jawa juga sulit dan butuh waktu untuk menghafalkannya. Dalam lagu ini ada syair yang mana orang tuanya khususnya si ibu butet (butet : anak perempuan dalam bahasa batak) berharap agar anaknya menjadi anggota Palang Merah yang akan menolong sesama…
Menurut sejarah, bahwa lagu Butet itu dinyanyikan di Gua perjuangan yang terdapat di hutan Nagatimbul ini, dimana masyarakat Sitahuis dan Nagatimbul bersembunyi di gua tersebut, sementara kaum pria waktu itu berada di Sitahuis untuk berjaga-jaga dan sebagian ada yang mencetak uang ORITA (Oeang Republik Tapanoloe, yang merupakan ejaan lama). Dimana waktu itu tempat percetakan uang ORITA adalah di Sitahuis. Sewaktu putri br Tobing ini yang disebut Si Butet mau tidur ibunyapun menina bobokannya dengan lagu Butet,”aku sejumlah warga Desa Sitahuis dan Nagatimbul. Berikut salah satu syair lagu Butet :

Butet.., dipangungsian do apangmu ale butet
Damargurilla damardarurat ale butet
Damargurilla damardarurat ale butet
..

Butet.., sotung ngolngolan ro hamuna ale butet
Pai ma tona manang surat ale butet
Pai ma tona manang surat ale butet
..

Butet.., tibo do mulak au apangmu ale butet
Masunta ingkon saut do talu ale butet
Masunta ingkon saut do talu ale butet
..

Butet.., haru patibu ma magodang ale butet
Asa adong da palang merah ale butet
Da palang merah ni negara ale butet
..

hidoge doge doge.. hidoge hidoge doge..

artinya ….

putriku..,
ayahmu sedang di pengungsian
ikut perang gerilya

putriku..
semoga kau sabar
menunggu kabar dari ayahmu

putriku.. lekaslah besar
dan menjadi anggota Palang Merah

semoga Tuhan bersamamu..

*) catatan : syair lagu Butet ada dua versi, ada yang menceritakan bahwa ayah butet (anak perempuan ) sedang mencetak uang (ORITA/Oeang Republik Indonesia Tapanoloe),,namun ada juga yang versi sang ayah berada di pengungsian. Kami tidak akan mencari kebenaran diantara keduanya dan membandingkan isi kedua syair lagu tersebut. Namun kita akan sedikit mengupas syair di atas yang berisi tentang harapan ibu terhadap anak perempuannya ( Butet ) untuk menjadi anggota Palang Merah.

Nah di sini kita sebagai insane Palang Merah tentunya akan bertanya – tanya mengapa pada jaman dulu khususnya jaman perjuangan ibu butet (putri) menginginkan anaknya menjadi anggota Palang Merah. Mengapa sang ibu berharap anaknya menjadi anggota Palang Merah?
Dimungkinkan pada saat tersebut profesi insinyur dokter atau guru kurang begitu terkenal di kalangan masyarakat desa, peran anggota Palang Merah pada masa tersebut cukup mulia yaitu menolong tentara yang berperang dan terluka , Harapan ibu si butet dapat menolong ayahnya yang sedang berjuang melawan Belanda, biar ayah butet tidak tambah parah jika terluka di medan perang.
Pada masa tersebut para pemuda Palang Merahpun ikut berjuang tanpa mengangkat senjata dengan resiko menjadi korban peluru nyasar ataupun korban peperangan. Mungkin jika membuka sejarah PMI pada awal – awal berdirinya para pemuda menjadi barisan mobile cologne yang membantu tentara Republik Indonesia yang terluka dalam peperangan melawan agresi militer II Belanda. Dari harapan ibu butet maka kita sebagai insan Palang Merah alangkah bangganya kita bisa membantu sesame, baik membantu melalui donor darah, mengamalkan ilmu kepalangmerahan atau yang membantu langsung di masyarakat melalui berbagai macam kegiatan di PMI. Siamo…..
link lagu berupa video dapat dilihat di youtube (http://www.youtube.com/watch?v=wFfVd7d8mZA)

Refrensi blog :
http://ladangjiwa.com/579/butet-putriku#ixzz1ojRHLYhV
http://batakcommunitycolorado.wordpress.com/2011/12/14/tahukah-anda-sejarah-lagu-butet/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s